Laman

Berita Terkini : Film Indonesia
Tampilkan postingan dengan label NLH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NLH. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Juni 2015

Bobol Ribuan Akun FB, 5 Hacker Muda Raup Uang Ratusan Juta


Lampung Hacker | 5 Hacker muda di Situbondo berhasil diringkus aparat kepolisian. Masing-masing A Zaini (25), Rifki Saiful Rahman (26), Joni Hidayatullah (24), Moh Bazar (27) dan Syamsiadi (26), seluruhnya warga Kecamatan Panarukan.

Kelimanya disergap di warnet Jalan Anggrek Situbondo, lantaran terindikasi kuat membobol ribuan akun facebook milik orang lain.
Praktek membobol dilakukan untuk mencari keuntungan dengan cara menggasak visa chips game pocker yang ada di akun facebook tersebut.

Berikutnya, mereka menawarkan penjualan chips hasil membobol melalui yahoo massanger atau lainnya. Tak tanggung-tanggung, setiap penjualan 1 miliar chips, para pelaku bisa meraup keuntungan Rp 550 ribu.

"Dari aktivitasnya, tiap hari para pelaku bisa mengantongi uang Rp 2 juta hingga Rp 3 juta dari hasil penjualan chips. Jadi jika ditotal, sudah ada ratusan juta yang diperoleh pelaku. Pengiriman uang ke pelaku dilakukan lewat transfer rekening. Makanya, mereka kami jerat dengan UU ITE," kata Kapolres Situbondo, AKBP Hadi Utomo, dalam jumpa persnya, Jumat (19/6/2015).

Keterangan yang dihimpun detikcom menyebutkan, aktivitas para pelaku membobol akun facebook milik orang lain untuk mencari visa chips, itu ternyata sudah berlangsung sejak tahun 2011 silam. Tiap hari, ada ribuan akun yang dibobol kawanan pelaku, yang rata-rata berprofesi penjaga warnet tersebut. Hasil pencurian visa chips game pocker itu kemudian ditawar-tawarkan ke orang lain, melalui jejaring sosial.

"Pergerakan mereka tercium oleh anggota Police Cyber Polres Situbondo, yang awalnya mencurigai adanya sebuah akun FB. Setelah didalami ternyata ada indikasi pembobolan itu," tandas Hadi Utomo.

Selain menghadirkan kelima pelaku, polisi juga menunjukkan semua barang bukti yang disita dari tangan para pelaku. Antara lain, uang tunai hasil penjualan chips senilai Rp 10.600 jutaan, sejumlah ponsel, sebuah laptop dan CPU, beberapa flashdisk dan serta beberapa kartu ATM dan tabungan atas nama pelaku.

"Kami juga sedang mendalami praktek pencucian uang yang dilakukan kelima pelaku. Sebab, hasil penjualan chips sebagian ternyata digunakan pelaku untuk membeli sawah dan sapi. Makanya, ini sedang kami dalami," pungkas Kapolres Hadi Utomo.

Bobol Ribuan Akun FB, 5 Hacker Muda Raup Uang Ratusan Juta
sumber: http://news.detik.com/jawatimur/2947159/bobol-ribuan-akun-fb-5-hacker-muda-raup-uang-ratusan-juta

Kanada Dibombardir Anonymous


Lampung Hacker | Anggota Parlemen Kanada Tony Clement melaporkan adanya serangan distributed denial of service (DDoS) yang melumpuhkan server pemerintahannya pada Kamis dini hari. Akibat serangan tersebut beberapa situs pemerintah tidak dapat diakses. Banyak akun email pemerintah juga tidak dapat digunakan.

"Terdapat kiriman email sporadis yang menyerang server domain gc.ca. Departemen yang terkena serangan meliputi Perindustrian, Kepegawaian, Sumber Daya Alam, Perikanan dan Kelautan, Hukum, Tenaga Kerja, Luar Negeri, Lingkungan dan Transportasi," jelas Tony Clement seperti dikutip dari The Globe & Mail, Kamis (18/6/2015).

Setelah beberapa jam, serangan akhirnya mereda dan situs pemerintah Kanada kembali dapat diakses. Termasuk layanan email yang sudah berfungsi normal kembali.

Tak lama kemudian sebuah video di-upload di YouTube oleh kelompok hacker yang mengatasnamakan Anonymous. Dalam video tersebut mereka mengklaim sebagai pihak yang berada di balik serangan ke server milik pemerintah Kanada.

Anonymous mengatakan serangan tersebut merupakan respons dari Rancangan Undang-Undang (RUU) Anti Teror, Bill C-51. RUU tersebut memang cukup kontroversial dan menuai banyak kritik. Pasalnya, Pemerintah Kanada memberikan kekuasaan yang begitu besar kepada pihak keamanan dan badan intelijen untuk menyapu bersih ancaman.

Kanada Dibombardir Anonymous
sumber: http://inet.detik.com/read/2015/06/18/165423/2946236/323/kanada-dibombardir-anonymous

Rabu, 24 September 2014

BadUSB Hantui Pengguna Komputer

BadUSB Hantui Pengguna Komputer


Lampung Hacker  | Jakarta - USB Flash sudah menjadi perangkat wajib bagi pengguna komputer untuk menyimpan data. Hanya saja, ancaman yang menghantui USB drive masih saja terjadi, baik dari virus lokal ataupun impor.

Menurut Alfons Tanujaya, praktisi keamanan internet dari Vaksincom, selain virus lokal yang sangat getol mengeksploitasi USB untuk menyebarkan dirinya, malware mancanegara seperti Conficker dan Stuxnet juga memanfaatkan USB sebagai agen penyebaran dirinya.

Celakanya, ancaman yang datang dari penggunaan USB makin besar. Pada konferensi hacker Black Hat di Las Vegas 2014, dua peneliti dari Jerman, Security Research Labs (SRLabs) memperkenalkan serangan canggih BadUSB yang mampu memanipulasi firmware USB yang ternyata memiliki format yang sama pada semua USB.

"Jadi secara teknis, semua perangkat USB bisa diubah menjadi faktor penyerang. Dari mouse, printer sampai digital kamera karena semuanya memiliki firmware yang bisa dimanipulasi," kata Alfons dalam keterangannya.

Ancaman ini, lanjut Alfons, bukan hanya tertuju pada pengguna rumahan, tetapi juga terhadap komputer perusahaan dan sasaran serangan ini adalah rekening bank online, situs shopping/e-commerce dan media sosial sangat rentan menjadi korban serangan melalui USB ini.

"Semua ancaman ini bisa terjadi karena perangkat USB pada OS Windows dimasukkan ke dalam klasifikasi aman secara standar dan memiliki hak untuk akses ke dalam sistem," ungkapnya.

"Namun, dengan munculnya konsep malware BadUSB di atas maka perangkat USB kini menjadi salah satu faktor yang sangat berbahaya dan memungkinkan penguasaan sistem komputer melalui USB Drive karena program antivirus tidak akan mampu memblokir ancaman ini karena ia memiliki hak akses ke dalam sistem," Alfons menjelaskan.

Sedia payung sebelum hujan, Vaksincom menyarankan para pengguna komputer untuk mempertimbangkan memasang Add On keamanan untuk menghindari eksploitasi firmware USB yang memungkinkan malware menguasai sistem komputer melalui piranti USB.

"Salah satu proof of concept yang terbukti berjalan adalah malware yang mengubah firmware dan memalsukan diri sebagai USB Keyboard dan secara otoamtis akan diperbolehkan oleh Windows untuk mengakses dan mengubah sistem komputer," tandasnya.

BadUSB Hantui Pengguna Komputer
sumber : http://inet.detik.com/read/2014/09/15/161635/2690764/323/ancaman-badusb-hantui-pengguna-komputer

5 Juta Password Gmail Bocor!

5 Juta Password Gmail Bocor!


Lampung Hacker | Jakarta - Pengguna Gmail diharapkan untuk waspada. Karena ada hacker yang menyebarkan setidaknya lima juta alamat email, username, dan password layanan email milik Google tersebut.

Database itu satunya dibocorkan di forum keamanan Bitcoin, btcsec.com. Oleh salah satu anggotanya dengan nickname tvskit, setidaknya 60% dari alamat email tersebut masih valid alias belum diubah passwordnya oleh pemilik akunnya.

Google yang dikonfirmasi mengenai masalah ini, tidak menyangkal ada beberapa passowrd pengguna Gmail yang bocor. Namun, mereka membantah bahwa ada bukti sistem mereka telah berhasil ditembus.

"Keamanan pengguna kami adalah sangat penting bagi kami. Kami tidak punya bukti bahwa sistem kami rentan. Tetapi setiap kali kita menyadari bahwa akun pengguna menghadapi masalah ini, Gmail pasti langsung mengambil langkah-langkah untuk membantu pengguna," kata Google, seperti dikutip detikINET dari The Telegraph, Kamis (11/9/2014).

Maksud dari pernyataan Google ini adalah bahwa mungkin memang ada password dari anggota Gmail yang dicuri. Akan tetapi itu bukan karena sistem Gmail yang dibobol, bisa saja dengan cara yang lain, seperti phising, misalnya.

Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, pengguna Gmail pun diminta mengganti password miliknya sesering mungkin. Hal ini untuk mencegah bahaya yang masuk.


5 Juta Password Gmail Bocor!
sumber : http://inet.detik.com/read/2014/09/11/065525/2687071/323/duh-5-juta-password-gmail-bocor

7 Serangan Hacker yang Menghebohkan Dunia

7 Serangan Hacker yang Menghebohkan Dunia


Kiprah para hacker menarik untuk diikuti, terlebih setelah munculnya kasus pencurian foto bugil selebriti Hollywood papan atas. Di masa lalu, ada berbagai kasus serangan cyber oleh para hacker yang lebih canggih dan sistematis. Apa saja contohnya?

Cyberwar atau perang cyber antar negara misalnya, biasanya dilakukan secara sistematis dengan bantuan para hacker handal. Dan sasaran serangan biasanya infrastruktur penting sebuah negara. Namun ada pula hacker individu yang karena kepandaiannya berhasil melancarkan serangan cyber yang hebat.

Serangan hacker apa saja yang dinilai cukup menghebohkan? Berikut di antaranya yang detikINET kutip dari berbagai sumber.

1. Titan Rain


China diduga kuat mengembangkan kapabilitas serangan cyber luar biasa yang ditujukan untuk memata-matai negara lain. Terutama Amerika Serikat.

Pada tahun 2003, China dilaporkan melancarkan serangan cyber besar-besaran ke Amerika Serikat yang dijuluki sebagai serangan Titan Rain. Serangan ini berlangsung terus menerus selama tiga tahun dan menyasar institusi penting di Negeri Paman Sam.

Asal serangan diketahui berasal dari beberapa lokasi di China. Meskipun tidak dapat dipastikan apakah pelakunya individu atau memang sengaja disponsori oleh negara Asia tersebut.

Sasaran serangan seperti NASA, Lockheed Martin, dan Sandia National Laboratories. Dan selain AS, operasi Titan Rain dilaporkan juga menyasar negara lain, seperti Inggris.

Menurut laporan media The Guardian ketika itu, serangan asal China menyasar Kementerian Luar Negeri setempat untuk mendapatkan informasi berharga.

2. Estonia Lumpuh

Pada 27 April 2007, serangan cyber besar-besaran melanda Estonia. Sasaran serangan adalah institusi penting setempat seperti parlemen, bank, kementerian, sampai media massa.

Kebanyakan serangan berjenis distributed denial of service dengan berbagai macam metode. Selain itu, metode spamming dan deface juga marak dilakukan oleh para pelakunya.

Beberapa pengamat meyakini serangan ini adalah salah satu yang paling canggih dan sistematis. Banyak yang beranggapan pelakunya didukung negara. Dalam hal ini, tuduhan mengarah ke Rusia.

Konon serangan dilakukan sebagai protes kebijakan Perdana Menteri Andrus Ansip. Protes terjadi karena Ansip membongkar sebuah monumen tentara Rusia dari ibu kota Estonia, Stallin.

Menteri luar negeri Estonia, Urmas Paet menuding Rusia terlibat secara langsung dalam serangan tersebut. Namun mereka tidak dapat mengajukan buti kuat dan pihak Rusia pun membantahnya.

Awal tahun 2012, seorang hacker beretnis Rusia dihukum di Estonia. Dmitri Galushkevic adalah hacker pertama yang dihukum karena melancarkan serangan tersebut.

3. Stuxnet

 Pada tahun 2010, kegegeran tejadi di Iran. Sebuah virus komputer yang sangat canggih menyasar fasilitas nuklir mereka.

"Indikasinya, pembuat Stuxnet ingin masuk ke dalam sistem dan tidak ditemukan untuk waktu lama dan melakukan perubahan secara perlahan dan diam-diam, tanpa menimbulkan kegagalan sistem," tulis Liam O Murchu, peneliti Symantec Security Response ketika itu.

Awalnya, Stuxnet dikira sebagai worm biasa yang cukup canggih. Tapi, peneliti kemudian menemukan worm itu menargetkan sistem khusus 'supervisory control and data acquisition' (SCADA).

SCADA digunakan untuk mengendalikan sistem pipa, pembangkit listrik tenaga nuklir dan perangkat manufaktur lainnya. Karena kecanggihannya, Stuxnet kemungkinan besar adalah buatan sebuah negara.

Lebih lanjut, peneliti menemukan bahwa Stuxnet dirancang untuk melakukan pencegatan perintah spesifik dari SCADA ke fungsi tertentu. Meski belum bisa dipastikan apa, namun temuan terbaru menguatkan dugaan bahwa targetnya adalah PLTN Bushehr atau Natanz di Iran.

Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, mengkonfirmasi dampak serangan virus Stuxnet pada fasilitas nuklir Iran. Beberapa kerusakan diakuinya telah terjadi.

"Spesialis kami telah menghentikan (virus itu) dan mereka tak akan bisa melakukan (kerusakan) lagi," lanjut Ahmadinejad. Pemerintah Iran meyakini, dalang serangan ini adalah Amerika Serikat atau Israel.

Beberapa saat kemudian, Iran kembali diserang oleh Duqu, virus yang dinilai sebagai kembaran Duqu. Kesamaan sifat Duqu dan Stuxnet memunculkan spekulasi bahwa malware ini dibuat oleh orang yang sama atau penjahat cyber di balik Stuxnet memberikan kode ke pengembang Duqu.

4. Flame


Pada tahun 2012, lagi-lagi Iran terkena serangan cyber nan canggih. Kali ini, virus tersebut dinamakan sebagai Flame yang diduga turunan dari Stuxnet.

Pejabat senior Iran mengklaim jaringan komputer yang menangani sektor minyak Iran diserang salah satu virus komputer paling perkasa saat ini, Flame.

Virus ini punya kemampuan yang belum pernah ada sebelumnya, yakni 'menyambar' setiap data yang ada dan 'menguping' di komputer si pengguna.

"Para ahli di Iran saat ini telah memproduksi semacam anti virus yang bisa mengidentifikasi dan membersihkan Flame dari komputer," kata Ali Hakim Javadi, Deputi Kementerian Komunikasi dan Informasi Teknologi Iran.

Banyak penelitian keamananan menyebutkan Flame sejatinya memang disponsori suatu negara. Analis di Symantec menemukan virus kompleks tersebut menggunakan mesin 'honeypot' dan memperhitungkan 'suicide code' yang mereka kirimkan akan menghapus semua jejak keberadaan Flame pada komputer yang terinfeksi.

5. Serangan ke NASA

Gary McKinnon adalah seorang hacker asal Inggris yang melancarkan serangan yang disebut sebagai hack komputer militer terbesar sepanjang masa. Sampai-sampai dia ditangkap dan terancam hukuman berat oleh pemerintah AS.

McKinnon menyerbu 97 komputer milik NASA dan militer AS. Ia melakukannya selama 13 bulan antara Februari 2001 sampai Maret 20012 di rumah pacarnya di London.

Otoritas AS mengklaim dia menghapus file sangat penting dan mematikan 2000 komputer milik militer selama 24 jam. McKinnon juga menyatakan bahwa keamanan komputer di AS seperti sampah.

McKinnon juga mengkopi berbagai data penting dan password ke komputer pribadinya. Sampai sekarang, kasus McKinnon belum selesai. Pemerintah Inggris dan AS masih tarik ulur soal apakah ia akan diadili di Inggris atau diekstradisi ke AS.

6. Anonymous

Anonymous adalah kelompok hacker yang bergerak di bidang hacktivism. Mereka biasanya melancarkan serangan untuk memprotes kebijakan pemerintah tertentu, misalnya penyensoran internet.

Salah satu serangan menggegerkan yang dilakukan Anonymous terjadi pada awal tahun 2012. Memprotes kebijakan Stop Online Piracy Act (SOPA), Anonymous melancarkan serangan besar besaran pada berbagai website penting.

Seperti Departemen Kehakiman AS, FBI, Universal Music Group, Recording Industry Association of America (RIAA), Motion Picture Association of America (MPAA), dan Broadcast Music, Inc.

Situs situs tersebut sempat rubuh beberapa saat. Majalah Time sempat memasukkan Anonymous sebagai salah satu kelompok paling berpengaruh di 2012.


7. Kevin Mitnick

 Di kalangan hacker dunia, sosok Kevin Mitnick adalah legenda. Dalam usia 16 tahun, Kevin sudah membobol sistem komputer Digital Equipment Corporation dan Pacific Bell. Kemudian aksinya semakin menjadi-jadi.

Pada awal 1990-an, Mitnick diketahui membobol jaringan perusahaan besar termasuk Motorola, NEC Corporation, Sun Microsystems dan Fujitsu Siemens.

Ia juga pernah 'menginvasi' komputer FBI. Mitnick pun pernah dinobatkan sebagai penjahat komputer most wanted sebelum akhirnya ditangkap aparat pada tahun 1995.

Dia dijatuhi hukuman selama 46 bulan. Saat ini, pria kelahiran tahun 1963 itu sudah tobat dan antara lain menjalani profesi sebagai konsultan sekuriti.

7 Serangan Hacker yang Menghebohkan Dunia
sumber: http://inet.detik.com/read/2014/09/03/110710/2679830/398/8/7-serangan-hacker-yang-menghebohkan-dunia

Sabtu, 04 Januari 2014

FBI Akui Intip Seluruh Penguna Internet

FBI Akui Intip Seluruh Penguna Internet - Entah disengaja atau tidak, Federal Bureau of Investigation (FBI) mengakui bahwa selama ini mereka memang mengintai pengguna komputer. Hal itu dilakukan demi alasan keamanan.

Baru-baru ini FBI memburu seorang tersangka yang diduga terlibat dengan aksi teroris. Uniknya, FBI mengejar buruannya itu dengan menggunakan malware.

Malware tersebut diklaim sangat canggih, sampai-sampai bisa mengaktifkan sebuah webcam di komputer tanpa diketahui pemiliknya. Malware itu pun kemudian bisa merekam dan mengirim gambar yang sudah ditangkap.

Hal ini pun diakui oleh Marcus Thomas, mantan asisten direktur Divisi Operasional Teknologi FBI, ia mengatakan bahwa hal ini sudah berlangsung selama beberapa tahun.

Seperti dikutip detikINET dari Washington Post, Senin (9/12/2013). FBI mengklaim bahwa hal ini sengaja dilakukan untuk memburu para teroris, contohnya adalah kasus perburuan tersangka dengan inisial 'Mo' yang tengah diburu.

FBI dengan kesatuan hacker mereka, berhasil melacak keberadaan 'mo' dengan bantuan malware. Program tersebut juga bisa memberikan data kapan dan di mana terakhir 'mo' online dan login ke dalam akun emailnya.

Namun sayangnya, meski diklaim hanya untuk memburu tersangka teroris, pada kenyataannya FBI juga memata-matai pengguna internet lainnya yang belum tentu terlibat dengan masalah hukum.

Hacker China Dituding Mata-matai Eropa


Hacker China Dituding Mata-matai Eropa - Tanpa sadar, komputer kementerian luar negeri dari 5 negara di Eropa telah disusupi aplikasi mata-mata. Konon aplikasi tersebut berasal dari China.

Hal itu diungkapkan oleh FireEye Security, salah satu lembaga keamanan asal California, Amerika Serikat. Mereka menduga bahwa peretas China dengan nama Ke3chang sudah melakukan menyadapan sejak 2010 silam.

Ada 5 negara yang menjadi korban yakni, Republik Ceko, Portugal, Bulgaria, dan Latvia. Tidak diketahui apakah serangan ini juga didukung oleh pemerintah Negeri Tirai Bambu.

Ke3chang sendiri diprediksi merupakan sebuah kelompok besar yang memiliki target serangan khusus. Tapi berbeda dengan kelompok hacker lainnya, kebanyakan target kawanan ini adalah lembaga pemerintah.

"Tidak seperti grup lain yang cenderung menyerang segmen komersial, aksi ini memang ditujukan untuk menyerang kementerian luar negeri," kata Nart Villeneuve, peneliti yang membantu riset FireEye Security.

Hingga kini belum diketahui data apa saja yang berhasil diambil peretas tersebut. Tapi jika memang sudah berlangsung sejak 2010, bukan tidak mungkin mereka telah mengantongi data sensitif. Demikian yang dikutip detikINET dari New York Times, Jumat (20/12/2013).

Ini Dia Pembobol Facebook Wakil Ketua MPR

Ini Dia Pembobol Facebook Wakil Ketua MPR - Nurhamdi Irawan Pulungan (29), pemuda penjebol Facebook milik Wakil Ketua MPR Hajriyanto Thohari sudah ditahan Polda Metro Jaya. Pemuda tidak tamat STM itu ditahan di Asahan, Sumatera Utara. Ini dia sosoknya.

Foto Nurhamdi ini didapatkan dari sumber detikcom. Dia mengakui perbuatannya itu pada sepupunya. "Dia pernah termenung, dan punya firasat bakal ada polisi yang datang menjemput, itu sebelum ditahan. Dia bilang sama sepupu saya satu lagi, 'Diam-diam saja yah, Wakil Ketua MPR, kujebol passwordnya'. Sepupu saya itu mengingatkan, 'Hei, hati-hatilah kau'," kata sepupu Nurhamdi, Ari Pandanu ketika dihubungi detikcom, Kamis (26/12/2013.

Ari sempat menjenguk Nurhamdi saat ditahan di Polres Asahan. Saat itu, Nurhamdi diam saja dan baru menjawab kalau ditanya. "Kenapa kau mesti jebol Wakil Ketua MPR?" tanya Ari pada sepupunya itu yang lantas dijawab, "Cuma iseng".

Kini, Nurhamdi meringkuk di tahanan Polda Metro Jaya setelah dijemput dari kampungnya pada 24 Desember 2013 malam dan sempat menginap di tahanan Polres Asahan.

Kasubdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya AKBP Edy Suwandono mengatakan Nurhamdi dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Nurhamdi masih diperiksa intensif penyidik di Polda Metro Jaya. "Iya betul, kita tangkap yang bersangkutan atas tindak pidana pembobolan akun Facebook milik Wakil Ketua MPR, Pak Hajriyanto Thohari," ujar Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Edy Suwandono saat dihubungi detikcom, Rabu (26/12/2013).

Sementara itu, Wakil Ketua MPR Hajriyanto Thohari ketika dikonfirmasi mengapresiasi penahanan Nurhamdi itu. Dia melapor ke Polda Metro Jaya pada awal bulan ini karena akunnya itu tak hanya dijebol, melainkan dimanfaatkan untuk melakukan penipuan.

"Begitu di-hack saya biarkan saja. Tetapi begitu mulai ada beberapa korban penipuan yang memberi tahu saya, saat itulah saya ambil keputusan lapor Polisi," imbuh politisi dari Partai Golkar ini ketika dikonfirmasi detikcom hari ini.

Dia menambahkan melaporkan ke polisi karena tidak mau korban pemerasan transfer pulsa yang adalah teman-teman dan kerabatnya makin banyak. "Korbannya sudah sangat banyak, bahkan ada yang mencapai jutaan rupiah. Karena itulah saya melaporkan ke Polisi," imbuh dia.

Hacker Rusia Ambil Alih Server BBC

Hacker Rusia Ambil Alih Server BBC - Hacker asal Rusia sempat mengambil alih server kantor berita BBC. Bukan sekadar mengintip data, pelaku juga menjual isi server tersebut kepada peretas lain.

Menurut Reuters, peretas dengan nickname HASH atau Rev0lver itu membuktikan kesuksesannya membobol server BBC dengan beberapa screenshot. Ia pun menjual hasil temuannya itu kepada siapa saja yang berminat.

Pelaku memang tidak mencantumkan berapa harga untuk mendapatkan akses tersebut. Namun menurut Alex Holden, pendiri Hold Security, sebuah perusahaan cybersecurity asal Milwaukee, AS, memperkirakan bahwa nilai server BBC tidaklah murah.

"Saya tidak yakin jika server BBC hanya berisikan 40 juta nomor kartu kredit, di dalamnya pasti banyak data bernilai tinggi," kata Holden, seperti dikutip detikINET, Senin (30/12/2013).

Pembobolan ini pun disadari oleh tim keamanan BBC, mereka melihat ada lonjakan besar data yang keluar dari server milik mereka pada 28 Desember 2013 silam.

Tidak diketahui secara pasti berapa kerugian yang diderita BBC akibat pembobolan itu, namun pelaku diperkirakan bisa menggunakan data tersebut demi keuntungan pribadi.

"Secara teori, hacker yang telah menyusup bisa memanipulasi berita untuk membuat kekacauan di pasar keuangan. Ini bisa menyebabkan kerugian hingga miliaran dolar," tandas Holden.

Penjahat Bisa Kuras Uang di ATM dengan Virus

Penjahat Bisa Kuras Uang di ATM dengan Virus - Banyak cara yang biasa dilakukan para kriminal spesialis pembobol mesin ATM. Mulai dari phising, menduplikasikan kartu ATM, hingga yang terbaru memasukan malware ke dalam mesin tersebut.

Kejadian tersebut sedang marak terjadi di Eropa. Pelaku terbilang cukup cerdas, karena ia mampu memasukkan program jahat ke dalam mesin ATM melalui port USB.

Setelah berhasil menginfeksi tersebut, malware ini kemudian menciptakan sebuah interface khusus yang sudah dirancang pelaku. Berkat program itu juga penjahat bisa melihat berapa banyak duit yang ada pada mesin ATM sasarannya.

Seperti dikutip detikINET dari BBC, Rabu (1/1/2014), dengan bantuan malware itu pelaku bisa mengambil duit dalam jumlah besar, bahkan berkali-kali lipat di atas batas yang sudah ditentukan oleh bank. Sampai-sampai ia bisa menguras seluruh isi uang di dalam ATM.

Hingga kini pihak berwajib di jajaran Eropa tengah memburu pelaku. Tidak disebutkan bank mana saja yang menjadi korban, begitu juga soal prediksi jumlah uang yang berhasil digasak pelaku.

Minggu, 24 November 2013

Anak Jadi Hacker, Ibu Didenda Rp 11,4 Juta

Anak Jadi Hacker, Ibu Didenda Rp 11,4 Juta - Dianggap telah melindungi anaknya yang telah meretas sistem Federal Bureau of Investigation (FBI), ibu ini akhirnya ikut diberi sanksi oleh pemerintah AS.

Barrett Brown, telah divonis bersalah karena menyusup ke dalam sistem FBI dan mencuri sejumlah data, termasuk merekam sejumlah percakapan telepon.

Hacker yang merupakan bagian dari grup Anonymous itu pun akhirnya ditangkap dan ditahan pada Januari 2013 lalu. Polisi juga sedang mengumpulkan sejumlah bukti untuk mencari kemungkinan jika ada pihak lain yang terlibat.

Berbagai perlengkapan Brown telah disita, namun polisi belum menemukan salah satu laptop yang sering dipakai oleh tersangka. Kuat dugaan di dalam komputer jinjing itu tersimpan data pelaku lainnya.

Seperti dikutip detikINET dari Arstechnica, Senin (11/11/2013), polisi pun akhirnya menemukan laptop tersebut yang disembunyikan oleh ibu tersangka, Karen Lancaster McCutchin, di dalam dapur.

Menurut undang-undang setempat, wanita itu dianggap telah menyembunyikan barang bukti tersangka, sekaligus berbohong pada pihak berwajib. Alhasil, ia diganjar 6 bulan percobaan dan didenda USD 1.000 atau setara dengan Rp 11,4 juta (Kurs Rp 11,400).

Fitur 'Bunuh Diri' di Ponsel Samsung Ditolak Operator

Fitur 'Bunuh Diri' di Ponsel Samsung Ditolak Operator San Francisco - Samsung Electronics tak bisa memamerkan kecanggihan fitur 'Kill Switch' di ponselnya. Kehadiran fitur 'bunuh diri' ini ditolak operator Amerika Serikat (AS) yang menjadi mitra distributornya.

'Kill Switch' pada dasarnya membuat ponsel mati otomatis dan tidak bisa digunakan, ketika ponsel tersebut dicuri atau hilang. Sayangnya, ide ini tidak mengesankan sejumlah operator besar di negeri Paman Sam.

Operator yang menolak tersebut antara lain seperti disebutkan Jaksa wilayah George Gascon yakni AT&T, Verizon Wireless, United States Cellular Corp, Sprint Corp dan T-Mobile US Inc.

Alasannya, dilansir Times of India, Rabu (20/11/2013), Kill Switch bukanlah jawaban atas keamanan ponsel. Fitur semacam ini menurut mereka justru memungkinkan hacker melumpuhkan ponsel seseorang.

Seperti diketahui, saat Kill Switch diaktifkan, smartphone yang dicuri akan memasuki mode brick atau dirusak secara otomatis. Setelah smartphone memasuki mode brick, artinya smartphone telah rusak secara hardware dan software.

Dengan kata lain handset yang dicuri tidak akan dapat digunakan dan hanya akan menjadi seonggok barang rusak. Sejumlah produsen smartphone membekali handset mereka dengan fitur ini karena maraknya pencurian ponsel. Pantech, Samsung dan LG adalah tiga vendor smartphone asal Korea Selatan yang sudah menyiapkan fitur ini.

Kamis, 15 Agustus 2013

6 Hacker Remaja yang Mengguncang Dunia Komputer


Para hacker sering dinilai punya skill tinggi dalam dunia komputer. Tidak hanya dimonopoli kaum dewasa, banyak juga remaja yang menjadi hacker.

Bahkan beberapa dari mereka sudah mencetak 'prestasi' yang menghebohkan meski tidak pantas diteladani. Dari membobol website perusahaan sampai meraup uang yang tidak sedikit.

Siapa saja hacker remaja yang ulahnya dinilai menggegerkan, bahkan ada yang terancam hukuman berat? Berikut di antaranya yang dihimpun detikINET dari berbagai sumber.

1 .Pembobol CIA & Pentagon

Selasa, 12 Maret 2013

Cara Unik Membobol Proteksi Ponsel Android


Galaxy Nexus yang dibekukan (forbes)
Jerman - Berbagai cara bisa dilakukan pengguna untuk mengunci data rahasia di Android. Menggunakan password, patern unlock, face detection, atau bahkan melakukan enkripsi. Tapi itu semua bisa dibobol dengan cara unik.

Cara tersebut berhasil ditemukan sepasang hacker bernama Tilo Mueller dan Michael Spreitzenbarth yang masih berkuliah di Erlangen University, Jerman. Mereka membuktikan bahwa membekukan smartphone bisa mengungkap data yang ada di dalamnya meski sudah diproteksi.

Percobaan tersebut dilakukan pada Galaxy Nexus yang sudah mengusung Jelly Bean terbaru. Ponsel dimasukan ke dalam freezer dengan suhu minus 15 derajat, teknik ini mereka sebut Forensic Recovery of Scrambled Telephones (FROST).

Dari hasil uji coba tersebut para peneliti itu berhasil mengungkap sejumlah data yang ada di ponsel, mulai dari gambar, email, bahkan cache memory dari situs-situs yang pernah dikunjungi pengguna. Padahal semua data tersebut sudah dienkripsi dengan baik.

Cara membekukan ponsel untuk mengungkap data di dalamnya sebenarnya bukan teknik baru, aksi ini juga pernah dilakukan untuk menerobos sistem proteksi data di komputer pada 2008 lalu. Namun kini diketahui pula bahwa cara itu bisa dipakai untuk smartphone, demikian yang dikutip detikINET dari forbes, Selasa (19/2/2013).

Web Defacement: Cuma Pamer Hingga Mau Jadi 'Pahlawan'


Ilustrasi (Ist.)
Web Defacement: Cuma Pamer Hingga Mau Jadi 'Pahlawan' - Web Defacement atau biasa disebut Web Gravity adalah sebuah kegiatan hacking yang sangat digemari oleh anak-anak muda saat ini di belahan dunia manapun.

Sebab dengan melakukan aksi web defacement, eksistensi dan popularitas mereka langsung menanjak dan mendapat ajungan jempol di kalangan hacker (bad hacker) dan underground, semakin cepat mereka berhasil menjebol dan meng-hack sistem komputer orang lain semakin naik 'kasta' mereka.

Nah, apa sih sebenarnya kegiatan web defacement ini? Penulis akan mengulas sedikit demi sedikit bagi para pembaca yang belum begitu paham dengan kegiatan ini.

Web Defacement atau Web Gravity merupakan sebuah kegiatan 'mencorat-coret' web orang/institusi, 'corat-coret' ini bisa dalam bentuk warna-warni, inject kata-kata umpatan yang tidak semestinya (menghujat), kata-kata proklamasi si hacker misalkan 'hacked by Dr. Kruzz' atau sekadar mengganti web asli dengan web bajakan si hacker.

Tujuan pelaku melakukan web defacement bermacam-macam, menurut catatan penulis ada 5 tujuan dari kegiatan ini:

1. Mengejar Popularitas

Biasanya hacker dan kelompoknya berlomba-lomba untuk menjebol sistem web server dan meletakkan identitas mereka di halaman web (home page) atau sub page, dengan harapan siapapun yang membuka web tersebut maka identitas mereka dapat terbaca dengan jelas.

Contoh: web defacement site FBI, CIA, CNN dan lainnya.



2. Misi Perdamaian

Seorang hacker dan kelompoknya memiliki misi tertentu dari organisasi yang bernaung di bawahnya. Kelompok ini memiliki tujuan perdamaian dengan harapan situs-situs yang diusili membaca pesan mereka dan segera melaksanakan apa-apa saja yang diinginkan dari pesan tersebut.

Contoh: LSM Green Peace, ada beberapa situs yang di-hack dengan mengatasnamakan Green Peace. Sebagai misi perdamaian mereka melarang dan menghentikan pembunuhan ikan paus di laut pasifik, dan partisipan mereka men-deface situs yang menjual daging ikan paus tersebut.



3. Hacker dengan Pengancaman

Hacker Anonymous memiliki cara yang unik dalam menyampaikan misinya kepada pemerintah yang tidak disukainya. Biasanya partisipan Anonymous melakukan hacking situs (web defacement) pemerintah tersebut dan membuat lumpuh layanan di dalamnya selama berhari-hari bahkan berminggu-minggu.

Hal ini pernah terjadi di berbagai situs layanan di negara tetangga kita Malaysia. Sudah lebih dari 40 situs layanan pemerintah Malaysia dibuat down oleh partisipan Anonymous tersebut.



4. Hacker Bertujuan Bisnis

Hacker berikutnya memiliki tujuan money oriented atau men-deface dan meruntuhkan situs seseorang/perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dan aksi tersebut.

Hacker seperti ini biasanya bekerja sendirian, cenderung tidak memiliki teman dan memang terkadang dibayar untuk mengusili dan melumpuhkan website target.



5. Hacker Hero

Hacker yang satu ini melakukan aksi defacement karena ikut-ikutan dengan pihak lain yang menyerang duluan atau ikut-ikutan karena tersinggung dan alasan yang tidak jelas.

Sebagai contoh permusuhan antar hacker Indonesia dan Malaysia yang sudah berlangsung lama, siapa yang menyulut duluan tidak jelas.

Tetapi begitu ada masalah dan provokasi maka para hacker di dua negara tersebut saling serang dan melumpuhkan website masing-masing negara dan pemerintahan. Tidak ada unsur paksaan dan orientasi uang, semata-mata ikut-ikutan dan ingin menyerang situs negara yang digunakan sebagai target.

Minggu, 14 Oktober 2012

Facebook Tumbang - Anonymous Klaim Lancarkan Serangan

Jakarta - Facebook dilaporkan mengalami down di sejumlah negara Eropa. Berbarengan dengan peristiwa ini, sebuah grup hacker memposting tweet yang mengaku jadi dalang di balik peristiwa tersebut.

IBTimes, seperti dikutip detikINET, Jumat (12/10/2012), melaporkan bahwa situs jejaring raksasa itu tumbang di Swedia, Denmark, Irlandia, Norwegia dan Portugal pada hari Kamis waktu setempat.

Adalah Anonymous, grup hacker yang kerap melancarkan aksinya, mengklaim tindakan itu. Di akun Twitter @AnonymousOwn3r mereka mengatakan, "I will stop #attack to facebook, soon you guys can acess".

Lewat akun yang diproklamirkan sebagai pimpinan Anonymous ini, mereka mengakui sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam kelumpuhan sementara situs GoDaddy beberapa waktu lalu.

Adapun Facebook sendiri melalui juru bicaranya menampik bahwa kejadian itu adalah ulah hacker. Menurut situs pertemanan ini, down yang terjadi selama kurang dari 1 jam itu merupakan dampak dari hal teknis yang tengah dilakukan Facebook.

"Tidak ada aksi hack di Facebook, kami telah menginvestigasi klaim tersebut dan itu tidak valid," tegas mereka.

Sumber : http://inet.detik.com/read/2012/10/12/162700/2061352/398/facebook-tumbang-anonymous-klaim-lancarkan-serangan

Kamis, 11 Oktober 2012

Selamat Datang di Kerajaan Facebook!

Jakarta - Melalui akun resminya, Mark Zuckerberg mengumumkan bahwa penduduk Facebook sudah mencapai 1 miliar. Berarti, 1 dari setiap 7 penduduk planet bumi sudah terdaftar di situs jejaring sosial itu.

Kalaulah Facebook ini sebuah negara, maka dia hanya kalah dengan China dan India. Dan dengan kecepatan pertumbuhan sekitar 1000 user baru per menit, jumlah itu akan terus membengkak.

Tentu saja pencapaian ini, oleh sebuah perusahaan yang baru berumur 8 tahun, merupakan hal yang luar biasa. Terlebih lagi, di tengah hilang timbulnya berbagai jejaring sosial, sebut saja almarhum Friendster, Myspace, Plurk dan Google+ yang masih terseok-seok, tentu ada 'sesuatu' yang dimiliki Facebook yang membuat mereka mampu mencapai itu semua.

Hacker Beraksi Demi Nafsu Birahi

Dallas - Jutaan pengguna internet di Brasil menjadi korban serangan hacker yang berhasil mengekploitasi kelemahan firmware pada modem DSL. Pelaku kemudian mengarahakan korban ke situs palsu seperti Google atau Facebook yang sudah disisipi aplikasi jahat.

Menurut Fabio Assolini, Kaspersky Lab Expert, ada sekitar 4,5 juta modem yang berhasil dieksploitasi pelaku. Kerentanan tersebut memungkinkan penyerang menggunakan skrip sederhana untuk mencuri password yang kemudian dipakai untuk mengendalikan perangkat korban.

Setelah itu para penyerang mengatur ulang modem agar menggunakan server yang telah ditentukan, dengan ini pelaku bisa mengubah sistem domain untuk dimanipulasi agar menuju ke situs yang penuh jebakan.

"Ini adalah gambaran serangan di Brasil yang terjadi pada tahun 2011, menggunakan 1 kelemahan firmware, 2 skrip berbahaya, 40 DNS palsu dan berhasil mempengarui 6 produsen modem. Menyebabkan jutaan pengguna internet di Brasil menjadi korban serangan massal," kata Assolini.

Motivasi serangan tersebut tentu saja adalah uang. Sebab malware yang diinstal ke komputer korban secara otomatis mencuri data sensitif seperti informasi perbankan dan password, pelaku pun kebanjiran data yang amat bernilai harganya.

Iroisnya, Assolini megungkap bahwa uang yang dihasilkan pelaku dihabiskan di pusat prostitusi ternama di Rio de Janeiro. Hal ini terungkap lewat pengakuan beberapa hacker yang melakukan penyerangan tersebut, seperti dikutip detikINET dari sophos, Selasa (2/10/2012).

Sumber : http://inet.detik.com/read/2012/10/02/141516/2052619/323/hacker-beraksi-demi-nafsu-birahi

Senin, 01 Oktober 2012

Spam di Indonesia Masih Bertebaran

Spam di Indonesia Masih Bertebaran - Spam alias pesan sampah yang wara-wiri di ranah internet Indonesia sepertinya masih jauh dari kata steril. Menurut laporan terakhir Symantec, rasio spam di Indonesia dalam trafik email telah mencapai angka 71,9% pada bulan Agustus 2012.

Jumlah ini naik 5,3 persen dibanding bulan sebelumnya, atau berada di angka 66,6%. Sedangkan rasio spam global dalam trafik email meningkat sebesar 4,7%, menjadi 72,3% (alias 1 dalam 1,38 email).

Adapun untuk rasio global virus yang berasal dari email di trafik email adalah 1 dalam 233,1 email (0,4%) di bulan Agustus. Catatan ini menurun sebesar 0,14 persen poin sejak bulan Juli.

Tidak jauh berbeda, rasio virus yang berasal dari email di trafik email di Indonesia juga menurun menjadi 1 dalam 609,0 email di bulan Agustus, dibandingkan dengan 1 dalam 862,0 email di bulan Juli 2012.

Data yang dikompilasi dalam Symantec Intelligence Report itu juga mengungkap, penyebarluasan informasi rahasia secara sengaja atau tidak sengaja merupakan masalah serius bagi banyak organisasi/perusahaan.

Pemaparan data pelanggan dapat menyebabkan kerugian yang signifikan yaitu kepercayaan diri pengguna dalam organisasi tersebut. Lebih buruk lagi, sebuah organisasi/perusahaan dapat berada dalam posisi pelanggaran hukum privasi atau pada akhirnya menerima gugatan yang diajukan oleh penggunanya.

Laporan ini juga menyoroti penyebab paling umum dari pelanggaran data. Hacker bertanggung jawab untuk sebagian besar pencurian identitas di tahun 2012, dengan total lebih dari 88%.

Hal menarik lainnya yang perlu digarisbawahi adalah sejumlah yang sama dari pelanggaran individu masih disebabkan oleh pencurian, kehilangan, atau tersebar ke publik secara tidak sengaja.

Secara vertikal, Symantec Intelligence Report mengungkapkan bahwa industri ritel merupakan sektor yang identitasnya paling banyak diekspos sementara layanan kesehatan memiliki angka tertinggi pelanggaran di tahun 2012.

Sumber : http://inet.detik.com/read/2012/10/01/142315/2049521/323/-pesan-sampah--di-indonesia-masih-bertebaran

Kamis, 27 September 2012

Bank Amerika 'Dihantui' Dedemit Maya

Dubai - Organisasi pelacak terorisme dunia maya, The Search for International Terrorist Entities (SITE) Intelligence Group mengungkapkan bahwa bank-bank di Amerika Serikat akan menjadi target serangan cyber.

Pelaku diduga dilancarkan oleh militan Islam garis keras. Menurut SITE, hal ini dilakukan sebagai bentuk respons terhadap film anti islam yang tengah menuai kontroversi, Innocence of Muslims.

Para peretas mengaku sebagai 'Cyber Fighters of Izz al-Qassa'. "Kelompok tersebut mengancam untuk menyerang situs bank Wells Fargo pada hari Selasa, kemudian US Bank pada Rabu dan PNC Bank di hari Kamis," jelas SITE seperti dikutip dari AFP, Rabu (26/9/2012).

Pekan lalu, US Bank Chase (bank yang terafiliasi JP Morgan) dan Bank of America telah lebih dulu mendapatkan serangan cyber yang diduga dilakukan oleh kelompok yang sama.

"Operation Ababil (nama operasi serangan cyber tersebut) dimulai dari Bank of Amerika. Keduanya akan menyerang bank terbesar yakni US, Chase. Penyerangan berseri ini akan terus berlanjut sampai film keji tersebut (Innocence of Muslim-red.) menghilang dari internet," terang sebuah pesan yang ditandatangani grup teroris tersebut seperti di posting di website pastebin.com.

Belakangan memang film 'Innocence of Muslims' menuai banyak protes dari seluruh penduduk Islam di dunia. Grup tersebut mengaku siap menyerang sektor vital negara.

Adapun pernyataan grup tersebut yang juga memberikan peringatan kepada negara lain. "Operasi bisa menyerang Israel, Prancis dan Institusi Finansial di Inggris," terang SITE.

Sumber : http://inet.detik.com/read/2012/09/26/115306/2037226/323/bank-amerika--dihantui--dedemit-maya